You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dishubtrans Tak Istimewakan Uji Kir Transjakarta
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Dishubtrans Tak Istimewakan Uji Kir Transjakarta

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan keistimewaan untuk bus Transjakarta dalam melakukan proses uji kir.

Biarpun Transjakarta dikelola BUMD, istilahnya anak kita, tidak akan kita bedakan

Sebelumnya, sejak April hingga September 2015, dari sebanyak 565 bus Transjakarta dari koridor II-VII yang mengikuti uji kir tempat Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Pulogadung. Dari jumlah tersebut sebanyak 247 bus diantaranya lolos dan 318 bus lainnya tak lolos uji KIR.

3 Hari Razia, DKI Kandangkan 21 Bus Transjakarta

"Biarpun Transjakarta dikelola BUMD, istilahnya anak kita, tidak akan kita bedakan. Tetap harus uji kelaikan dan kir seperti angkutan umum lain," tegas Andri, Jumat (23/10).

Dikatakan Andri, apabila ditemui ada bus Transjakarta yang tidak layak namun tetap beroperasi, pihaknya akan menindak tegas. Seperti halnya sejak Selasa (20/10) hingga Kamis (22/10) kemarin, sebanyak 21 bus Transjakarta telah dikandangkan karena kir-nya mati dan kendaraan tak laik.

"Kalau melanggar aturan ya kita tindak. Kami sudah berkirim surat ke operator, apapun bentuknya, kalau dia ingin beroperasi ya harus laik jalan," tandas Andri.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6946 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5694 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3805 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1912 personAnita Karyati